Trik agar Calon Nasabah Mau Membeli Asuransi Mobil

Kebanyakan pemilik mobil tidak menyadari pentingnya memiliki asuransi mobil karena mereka berpikir bahwa mereka akan mengeluarkan banyak uang dan tidak akan mendapatkan uang yang cukup sebagai ganti rugi ketika mobil mengalami kerusakan. Sebenarnya, pemikiran seperti ini salah besar karena pihak asuransi sebenarnya bertanggung jawab penuh atas kerusakan mobil. Meskipun demikian, menarik perhatian calon nasabah untuk membeli asuransi mobil tetap tidaklah mudah. Apabila Anda adalah seorang agen asuransi mobil, tentu Anda tahu bahwa hal ini memang sulit. Namun, tidak perlu khawatir karena Anda bisa menarik perhatian dan membuat calon nasabah membeli produk asuransi ini dengan trik berikut:

Hindari janji-janji palsu

Jangankan calon nasabah, Anda pun tentu saja tidak akan begitu senang dengan janji-janji palsu. Oleh sebab itu, jangan pernah membohongi mereka bila ingin mendapatkan kepercayaan mereka. Sebagai contoh, bila nasabah baru bisa melakukan klaim setelah membayar premi selama dua tahun, jelaskan informasi ini dengan sejujur-jujurnya. Jangan pernah mengatakan bahwa mereka boleh mengajukan klaim setelah satu kali atau setelah satu tahun membayar premi. Bila hal ini Anda lakukan dan mereka mengetahui kebohongan Anda, tentu mereka tidak hanya mengeluh tapi juga memperkarakan hal ini ke kantor polisi. Siapa yang rugi? Jelas Anda sendirilah yang harus menanggung semua resiko yang akan terjadi.

Jelaskan keuntungan yang akan didapat

Setiap perusahaan asuransi mobil memberikan keuntungan yang berbeda-beda kepada nasabahnya. Ada yang menawarkan premi yang kecil, uang ganti rugi yang besar, proses klaim yang mudah, pengajuan klaim yang bisa dilakukan setelah membayar premi satu kali, dan lain sebagainya. Hal ini harus dikatakan sejelas mungkin kepada calon nasabah supaya mereka tahu keuntungan apa saja yang akan mereka dapatkan bila membeli car insurance dari perusahaan Anda. Sebaliknya, bila Anda tidak melakukan hal ini dengan alasan takut kalah dari perusahaan asuransi lain, Anda sendiri yang akan rugi. Hal ini dikarenakan calon nasabah akan ragu dan tidak tertarik untuk membeli produk asuransi yang ditawarkan. Bila permasalahan ini tidak disadari sama sekali, besar kemungkinan berapa pun keras usaha Anda, Anda akan tetap gagal untuk membuat calon konsumen membeli asuransi mobil.

Katakan bahwa Anda siap memberikan bantuan kapan saja

Oya, sejumlah pemilik mobil sebenarnya ingin membeli car insurance tapi karena mereka takut melakukan kesalahan atau tidak ingin ribet mengurusi berkas yang dibutuhkan ketika mendaftar atau mengajukan klaim, akhirnya mereka pun memutuskan untuk tidak memiliki polis. Nah, masalah ini harus Anda sikapi dengan profesional dengan cara meminta atau mencari tahu apakah memang benar bahwa hal-hal ini yang menjadi alasan mereka tidak mau membeli asuransi mobil. Jika jawaban mereka adalah iya, Anda harus menghapuskan keraguan-keraguan mereka dengan cara menawarkan mereka bantuan untuk mengurusi semua berkas atau pun menyelesaikan masalah yang mereka hadapi ketika mendaftar atau mengajukan klaim. Tawarkan bantuan kapan saja dan minta mereka untuk tidak sungkan menghubungi Anda. Berjanjilah kepada mereka bahwa Anda akan selalu siap membantu mereka ketika mereka membutuhkan bantuan Anda. Sebagai contoh, bila mereka kebingungan untuk mengurus surat keterangan dari kepolisian mengenai kerusakan mobil yang dialami (khusus untuk kasus kecelakaan), bantu mereka untuk menghadap pihak kepolisian dan menyelesaikan urusan ini. Jika Anda sudah memiliki nama baik di depan mereka, tentu mereka tidak akan sungkan untuk merekomendasikan rekan kerja, keluarga, dan teman-teman mereka yang memiliki mobil untuk bekerjasama dengan Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *